Startup Memperlancar Bisnis Perikanan Part 2

Bagi Untung juga Rugi

Rata-rata Return of Investment (ROI, laba atas investasi) setiap proyek Growpal se – kitar 2%-2,6% per bulan. Pada budidaya udang misalnya, dalam setahun Growpal bisa memberikan ROI minimal 2% kepada investor. Persentase itu dinilai sebagai per – bandingan yang signifikan terhadap bu – nga bank. Sistem pembagian keuntungan ditetapkan berdasarkan prinsip bagi hasil, yaitu 50% investor, 35% pembudidaya atau pengusaha ikan, dan 15% Growpal. Skema bisnis Growpal, ungkap Paundra, adalah bagi hasil untung juga bagi rugi. “Soal bagi rugi, kami menyebutnya sya – riah, bagi untung dan bagi rugi.

Berapa per sen? Ya sesuai bagi hasil untung yang mes tinya kita dapat,” urainya. Growpal pernah menghadapi kerugian investasi di Pacitan karena banjir besar. “Kita hentikan operasi, hitung apa yang masih tersisa: tanah, kincir, (plastik) HDPE, gudang ada, stok pakan masih ada. Kontrak ‘kan 14 kali siklus atau 5 tahun, waktu kejadian baru 1,5 tahun. Kita ada kontrak kerja sama. Un – tuk siklus selanjutnya butuh Rp100 juta. Investor setor 60% sesuai porsi, petani dan Growpal masukin sisanya. Kemudian kita lanjut lagi,” papar dia. Growpal pun mulai memasukkan skema asuransi dalam biaya investasi untuk meng – atasi risiko kegagalan. “Jadi dalam investasi itu sudah termasuk pembayaran premi selama kontrak berjalan. Rata-rata mereka mau menghitung 1%-1,5% dari biaya 100% yang akan dibayarkan,” ucapnya. Selain itu untuk memastikan keberhasilan proyek, Growpal juga mengutus agen yang berpe – ran mengawasi dan melaporkan perkembangan usaha pada investor.

Bisnis Berkelanjutan

Dalam dua tahun ini, ungkap lulusan Fa – kultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Uni – ver sitas Brawijaya, Malang, Jatim itu me – ngatakan, Growpal tidak hanya mencari bisnis yang mempunyai nilai keuntungan finansial berkelanjutan. Akan tetapi, Grow pal juga membayar impact invest – ment exchange (dampak pertukaran investasi) di Singapura untuk melakukan Sus – tain able Return on Investment (SROI) dari seluruh proyek yang dikelola. “Mereka melakukan riset selama satu minggu di lokasi petani Growpal, yakni Situbondo, Pacitan dan beberapa wilayah di Jatim tentang seberapa besar dampak Growpal dengan SDGs (Sustainable Goal Developments) nomor 2, 8, dan 14.

Kemu – dian, bagaimana dampak lingkungannya, kita menyemangati petani untuk memiliki Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL) yang dapat diandalkan. Dampak sosialnya se – perti apa, viabilitasnya seperti apa untuk kelangsungan bisnis mereka,” tutur Paun – dra mendetail. Growpal melakukan penelitian terhadap beberapa orang yang terlibat, yaitu karya – wan, manajer, dan lingkungan. Riset itu menghasilkan SROI Growpal selama dua tahun sebesar 3,25. Artinya, seluruh upaya Growpal dalam investasi modal senilai US$3 juta berupa uang, tenaga teknis, dan lainnya, menghasilkan Net Present Value (NPV) 3,25 kali lipat lebih besar daripada nilai investasi. Paundra berharap usaha – nya ini menggiring perikanan menghasil – kan dampak sosial dan lingkungan yang baik bagi Indonesia.

Startup Memperlancar Bisnis Perikanan

Startup Memperlancar Bisnis Perikanan – Anda ingin mengelola bisnis per – ikanan tapi tidak punya keteram – pilan memadai? Atau, Anda pembudidaya ikan yang ingin ekspansi usaha tapi seret modal? Tidak perlu khawatir. Growpal hadir menyatukan berbagai keinginan di sektor perikanan.

Platform Pendanaan Perikanan Terintegrasi

Menurut Paundra Nurbaskoro, PT SAY Grow Indonesia (Growpal) adalah crowd – funding platform (wadah dana keroyokan) terintegrasi yang menghubungkan inves – tor individual atau institusional dengan pem budidaya dan pengusaha ikan untuk membentuk budidaya yang menguntung – kan. Melalui media digital berupa website terintegrasi, Growpal menyajikan kemudahan bagi investor untuk melaku kan investasi, pengecekan produk, hingga peng – awasan proses berjalannya sebuah pro yek. Semua itu bisa terpantau secara langsung. Mengacu aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 37/POJK.04/2018 tentang crowdfunding, proyek pembiayaan yang diberikan maksimal Rp2 miliar. “Yang pen – ting pagunya tidak lebih dari Rp2 miliar/ orang. Per kelompok bisa lebih besar,” im – buh Co-Founder Growpal itu.

Sementara, pihaknya mematok dana minimal Rp500 ribu/proyek bagi investor. Syarat menjadi investor cukup mudah, yaitu mendaftar ke website Growpal dan menyiapkan kartu identitas. Pembudidaya dan pengusaha ikan yang ingin menjadi mitra akan dikaji dahulu rekam jejak usahanya. Sejak peluncuran pada Februari 2017, Paundra mengklaim, perusahaannya su – dah mencairkan pinjaman senilai Rp32 miliar. Pembudidaya atau pengusaha ikan mitranya tersebar di Situbondo, Tulung – agung, Malang, Jember, dan Pacitan (Ja – tim), Karimun Jawa (Jateng), serta Ban – dung dan Bogor (Jabar). Ada 10 komo di – tas utama yang didanai, di antaranya udang, kerapu, baramundi, bandeng, pa – tin, tilapia, gurami, dan sidat. Komoditas ini dipilih karena permintaannya di pasar cukup banyak. “Selama hampir dua tahun ini kami sudah profit share Rp5,56 miliar bersih untuk investor. Seratus persen proyek yang online di Growpal, terdanai sampai sekarang. Begitu online, kebanyakan di Growpal itu setiap buka investasi kurang dari 24 jam sudah terdanai penuh dari customer (pelanggan) yang sudah aktif di platform kami,” ungkapnya bangga.

Saling Terhubung

Tidak hanya pembudidaya, startup (rintisan) perikanan itu juga mempertemu – kan pengolah dan pedagang dengan pe – nye dia sarana produksi, seperti pakan, dan pasar, seperti supermarket dan res – toran. “Pakan ikan juga kita jembatani biar harganya tidak terlalu tinggi dan tidak ada kekhawatiran pembudidaya bisa bayar atau nggak. Kami akan bayar di depan me lalui crowdfunding. tenornya sangat sing kat biasanya 30 hari saja,” ucap Paundra. Cara ini menjadi solusi menguntungkan buat distributor pakan dan pembudidaya. Distributor tidak perlu cemas pakannya tidak terbayar, sedangkan petani merasa lega karena mendapat harga pakan ter – baik yang dibayar lunas melalui Growpal.

Startup ini juga menerapkan metode serupa untuk supermarket. Dia menjelaskan, “Pembayarannya 4 bulan, kita bisa bayar dulu di depan. Yang penting itu ada dalam satu rekening bersama. Semua invoice kita yang pegang. Kita bisa lakukan.” Di Situbondo, Lamongan, dan beberapa wilayah Jatim misalnya, Growpal mendanai proyek kerapu cantang mulai dari pembenihan hingga pembesaran. Pema – sarannya pun dibantu dengan menjembatani ke restoran-restoran terkemuka di Jakarta. “Kita punya gudang kecil di Ja kar – ta Barat. Permintaan (demand) di Jakarta cukup besar banget, suplai kami masih ke – la bakan. Karena itu kami senang semakin banyak pembudidaya yang sudah ahli lalu kita bersama-sama mengejar untuk me – me nuhi demand tersebut dengan supply base yang terbentuk,” paparnya. Beralih ke Jakarta, Growpal juga fokus membiayai para pedagang yang sudah siap logistik dan pergudangannya untuk me – nampung barang dari daerah. “Kon sumen akhir dan seluruh rantai pasoknya kita ma – sukkan sedikit-sedikit untuk mem buat ekosistem di Growpal saling terhu bung dan berkelanjutan,” dia menerangkan.

 

Daftar Smartphone Gaming Termurah Tahun ini

Daftar Smartphone Gaming Termurah Tahun ini

Oppo A59

Tahun ini seri A dibuka dengan bakal hadirnya Oppo A59 yang dipamerkan pada 18 Juni. Oppo A59 memiliki layar berukuran diagonal 5,5 inci jenis IPS (In-Plane Switching) yang siap menghadirkan tampilan resolusi HD (high definition). Di bawah layar tersedai tombol menu yang sekaligus sebagai landasan sensor sidik jari. Sebagai jantungnya, Oppo A59 memilih produk Mediatek, yaitu MTK 6570. Prosesor ini memiliki kecepatan komputasi 1,5 GHz dengan model octa core. Prosesor tersebut akan bersinergi dengan prosesor grafis Mali T860 untuk menyajikan visual yang lebih detil dan jernih. RAM sebesar 3 GB, serta mampu menyimpan file data menggunakan ROM 32 GB atau memori eksternal.

Lenovo Phab 2 Pro

Lenovo Phab 2 Pro memiliki ukuran layar serta desain fisik yang sama dengan pendahulunya, Phab 2. Layar Lenovo Phab 2 Pro merupakan sebuah layar quad HD yang menghasilkan tampilan kejernihan serta ketajaman bagi penggunanya. Spesifikasi Lenovo Phab 2 Pro adalah 6.4-inch Quad HD (2560×1440) IPS display, 4GB RAM, 64GB storage. microSD up to 128GB, 4,050mAh battery with fast charging, Dual SIM slots. Untuk urusan kamera, smartphone ini dibekali dengan rear 16MP dengan fast-focus camera dan Tango depth sensor serta tambahan motion tracking. Lalu, front 8MP fixed-focus camera, aperture F2.2 dan Triple-array active noise cancellation. Terakhir, smartphone ini juga dilengkapi dengan Dolby Atmos + Dolby Audio Capture 5.1.

OnePlus 3 dengan RAM 6 GB

OnePlus 3 merupakan produk ke empat sejak OnePlus hadir pada 2014 sekaligus memasukkannya sebagai smartphone ke enam yang menggunakan RAM 6 GB. Smartphone ini memakai prosesor yang sama, yaitu Snapdragon 820. Muncul kabar pula Huawei yang akan melepas Mate 9 dengan HiSilicon Kirin 960, tetapi belum jelas. OnePlus 3 tentu saja telah mengenakan OS Marshmallow dan untuk pertama kalinya dari tiga seri sebelumnya. OS ini hadir dengan paduan Oxygen yang terus jadi kekhasan OnePlus. OnePlus 3 juga menambah kemampuan fotografi dengan meningkatkan resolusi kamera. Masing-masing resolusi 16 MP pada kamera utama. Kemudian 8 MP ditancapkan di atas layar. Kedua kamera menggunakan bukaan yang sama, f/2.0

Nah ketiga smartphone tersebut sangat cocok untuk main game ppsspp 2019

Tips Hemat Listrik dengan Lemari Es

Lemari es merupakan salah satu peranti penting yang sudah pasti terdapat di setiap rumah. Mengingat penggunaannya selama 24 jam sehari, tentu saja akan lebih bijak jika kita memilih lemari es yang hemat energi. Pilhlah lemari es yang memiliki fitur inverter. Pastikan juga terdapat sakelar hemat energi pada lemari es tersebut. Beberapa merek lemari es menawarkan sakelar hemat energi atau high moisture switch pada produknya. Sakelar ini berfungsi mencegah terjadinya kondensasi ketika cuaca lembap.

Anda bisa menonakti¡annya ketika cuaca kering guna menghemat energi yang digunakan. Perhatikan kebutuhan daya listriknya. Spesifikasi produk dapat Anda lihat di label yang biasanya terdapat di bagian belakang lemari es. Menurut Iwan, untuk rumah dengan daya 1.300 watt sebaiknya pilih lemari es dengan konsumsi daya yang tidak lebih dari 150 watt.

Pastikan lemari es yang Anda pilih berlabel hemat energi, biasanya terdapat logo “Energy Star”. Hal ini berlaku setiap Anda akan membeli peralatan elektronik apa saja. Sesuaikan ukuran lemari es dengan kebutuhan di rumah dan jumlah anggota keluarga.

Perkiraan per orang dihitung 50 liter, maka apabila keluarga Anda terdiri atas 4 orang, belilah lemari es dengan volume 200 liter. Sebaiknya pilih lemari es yang memisahkan lemari pendingin dan freezer. Pada lemari satu pintu (di mana bagian lemari pendingin dan bagian freezer bergabung) daya yang diperlukan lebih besar dibandingkan lemari es dua pintu (di mana bagian lemari pendingin dan bagian freezer memiliki pintu masing-masing).

Jika Anda memiliki lemari es yang bertahan selama belasan tahun di rumah, jangan malah berbangga hati. Lemari es produksi tahun 1990-1992 konsumsi listriknya mencapai 1100kWh, sangat tidak hemat energi. Sementara itu, lemari es yang diproduksi tahun 2008-2010 dengan label Energy Star hanya mengkonsumsi listrik sebesar 500kWh.

Pilih lemari es yang memiliki fungsi defrost. Fitur ini dapat mencegah munculnya bunga es yang biasanya mudah muncul pada lemari es satu pintu. Meskipun lemari es dengan fitur ini memiliki kebutuhan daya listrik yang sedikit lebih besar, namun jika gunungan es sudah terbentuk, lemari es malah akan bekerja lebih keras.

Lemari es merupakan perangkat elektronik rumah tangga yang menggunakan energi listrik selama 24 jam penuh untuk menjaga suhu agar semua makanan dan minuman tetap dalam keadaan baik. ketika listrik sedang padam dibutuhkan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk mendapatkan harga genset yang murah bisa membelinya di distributor genset resmi genset silent 500 kva di Malang. Salah satu distributor resmi genset di Malang adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon untuk setiap pembelian unit baru.

Teknologi Budidaya Padi di Lahan Berpirit Bagian 2

Benih berlabel

Dari pengalamannya selama ini, setelah mengaplikasikan paket produk PAT, total biaya yang dikeluarkan menjadi sekitar Rp3 juta per ha. Padahal, sebelum menggunakan produk-produk PAT, total biaya yang dikeluarkan sekitar Rp5 juta. Ada penghematan penggunaan pupuk kimia. Dalam hal benih, Gupuh menggunakan varietas Pandan Wangi tidak berlabel. Dengan sistem tanam benih langsung (tabela) diperlukan benih 110 kg per ha. Hasil produksinya sekitar 7 ton GKP per ha. Tapi kalau benih berlabel diperlukan 80 kg per ha. Hasilnya, menurut Gupuh, bisa mencapai 10 ton GKP per ha karena kemurnian benih berlabel relatif lebih tinggi. Pada pertengahan atau akhir Mei ini Gupuh berencana memanen padi yang ditanam awal Februari lalu. “Berikutnya saya akan menggunakan benih berlabel ungu (benih pokok atau stock seed),” ungkap Gupuh. Benih pokok merupakan keturunan benih dasar (foundation seed) yang berlabel putih. Dengan menebar benih berlabel ungu, ia berharap bisa menghasilkan benih sebar (extention seed) berlabel biru yang dapat digunakan untuk penanaman padi pada musim berikutnya. Dengan harga GKP Rp3.900 per kg dan hasil sekitar 7 ton per ha, pendapatan kotornya sekitar Rp27,3 juta/ha. Dikurangi biaya Rp3 juta per ha, peng hasilan bersih Rp24,3 juta ha. Semestinya, menurut Reza Palevi, harga padi bebas residu pestisida ini le bih tinggi. “Tapi karena belum bersertifikat (bebas residu), harganya masih sama dengan gabah biasa,” kata ahli agronomi PAT itu.

Bertani itu enak

Mengilas balik sejarah, Gu puh bercerita, pada April 1980, ia bersama adiknya, Riyadi, ikut orang tuanya bertransmigrasi ke Desa Telang Rejo, Keca – mat an Muara Telang, Kabupaten Banyu – asin, Sumatera Selatan. Sementara kakak – nya, Siadi, tetap di Batu, Malang. Keluarga ini mendapat lahan garapan 2 ha dan la – han rumah ¼ ha. “Waktu zaman Pak Harto itu kami langsung mendapatkan sertifikat hak milik,” tutur Gupuh. Selain menggarap lahan pasang surut, pada awalnya keluarga ini juga mengambil upahan dari warga setempat. Antara lain mengangkut kayu dan menanam pa – di. Lama kelamaan, berkat ketekunan, akhir nya keluarga ini berhasil. Kini Gupuh sendiri memiliki lahan sawah pasang surut sekitar 12 ha. Secara total luas lahan pa – sang surut di Desa Telang Rejo ini sekitar 2.000 ha. Jumlah penduduk di desa ini mencapai 2.322 orang. Di sini terdapat 18 kelompok tani. Satu kelompok 32 orang dengan total lahan 64 ha. “Tapi kebanyakan petani di sini memiliki lahan rata-rata 5 ha,” kata Gu puh. Bertani itu enak. “Kami udah ke ras an di sini. Bahkan kami ikut memba ngun rumah kakak di Malang,” imbuh Gu puh yang Maret lalu menunaikan ibadah umroh. Jangan heran, dalam membeli sarana produksi pertanian, Gupuh dan para trans migran di desa ini tidak lagi berpikir yang murah. “Kami nggak mikir murah. Ma hal kami beli asalkan terbukti bisa me – ningkatkan produksi,” kata Gupuh. “PAT selalu menjaga mutu produknya,” timpal Syafrudin

Teknologi Budidaya Padi di Lahan Berpirit

Teknologi Budidaya Padi di Lahan Berpirit– Biasanya petani menggunakan dolomit satu ton per ha untuk bertani di lahan berpirit. Tetapi kini dengan mengaplikasikan HumaTop, antipirit, cukup 8 kg per ha Gupuh Slamet, 54 tahun, semringah. Ayah empat anak dan lima cucu ini tidak lagi menggunakan dolomit yang biasanya satu ton per hektar untuk budidaya di lahan rawa pasang surut. Kini petani di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Ba nyuasin, Su – matera Selatan, ini mengguna kan teknologi alternatif baru untuk mengatasi lahan sawahnya yang berpirit (FeS2). Mineral tanah ini banyak ditemukan di lahan sawah pasang surut. Bila pirit ini ter – singkap dan bersentuhan dengan oksigen, tanah kian masam. Nilai pH (derajat ke – asaman) tanah bisa anjlok di bawah 3,5. Da – lam kondisi ini, padi kesulitan menye rap hara tanah. Akibatnya padi menjadi ku rang subur dan berwarna kekuningan. Padahal, padi lebih senang tumbuh di lahan ber-pH 5-6. Kemudian Sekretaris Kelompok Tani (Pok – tan) Harapan Mulyo ini berkenalan dengan PT Prima Agro Tech (PAT). Suami Sulastri ini mengaplikasikan Decohumat (pembenah tanah), HumaTop (anti pirit), dan HumatPro (pengisi bulir padi dan perangsang pertumbuhan). “Di lahan ini kita fokus mengatasi pi – rit,” kata Syafrudin,Business DevelopmentPAT, saat ditemui di Telang Rejo. Kebutuhan HumaTop, menurut Batara Yuzura, tenaga lapangan PAT di Telang Rejo, sekitar 8 kg per ha. Bandingkan kalau menggunakan dolomit, yang mencapai satu ton. Secara logistik jauh lebih mudah menggunakan HumaTop ketimbang menggunakan dolomit. “Belum lagi mutu dolomit di pasaran itu berbeda-beda. Tergantung dari mana dolomit itu berasal,” papar Gupuh.

Pengolahan lahan

Dalam pengolahan lahan, anak kedua da ri tiga bersaudara dari pasangan Sa – mani dan Sarah ini, menggunakan traktor. Kalau IP 100 (menanam padi satu kali seta – hun), ia menggunakan traktor tangan mi – lik sendiri Quick G 1000 Boxer. Tapi kalau IP 200 (menanam padi dua kali setahun), ia menyewa traktor roda 4 John Deere tiga silinder. Pengolahan lahan menggunakan traktor ini memudahkan pupuk untuk ber – campur dengan tanah. Padi lebih mudah menyerap unsur hara. Petani transmigran dari Batu, Malang, Jawa Timur, ini melek teknologi. Apalagi ia memiliki lahan 12 ha. Pengolahan lahan lebih ringan menggunakan traktor. Begitu pula panen padi. Gupuh menyewa combine harvester Green Star, Yanmar, atau Tanikaya. Waktu panen 2 jam per ha. Selain itu, dalam pengendalian hama dan penyakit, ia mengaplikasikan pestisida alami, yang diproduksi PAT. Untuk meng atasi penggerek batang, ia menggunakan BT-Plus. Mengatasi wereng meng gunakan Metarizep. Mengatasi pe – nyakit blas dan kresek menggunakan Pri – madeco. Sedangkan untuk imunisasi dan pengurangan dosis pupuk kimia, ia meng – aplikasikan Orizaplus. “Saya senang menggunakan produkpro duk PAT karena meringankan petani,” kata ayah Sri Wahyuti, Ngatuti, Sinta, dan Ade Irma ini. Pertama, tidak perlu menggunakan dolomit. Kedua, mengurangi aplikasi pupuk kimia. Sekarang ini cukup menggunakan pupuk TSP 100 kg, SP-36 20 kg, urea 100 kg, dan NPK Phonska 100 kg. “Biasanya pupuk kimia dua kalinya,” kata Gupuh.

 

Tips Menggunakan Dispenser Hemat Energi

Sekarang ini jarang sekali ada rumah tangga yang memasak air untuk keperluan minum setiap harinya. Selain tidak praktis, terkadang juga air yang berasal dari pompa air belum tentu bersih sepenuhnya sehingga banyak keluarga yang pasti lebih memilih minum dari air kemasan ataupun isi ulang. Oleh karena itu umumnya rumah memiliki dispenser, baik dispenser yang memiliki pilihan panas, dingin, biasa atau yang hanya memiliki dua pilihan saja.

Semakin banyak pilihan maka semakin besar juga daya listrik yang dibutuhkan. Pastikan juga dispenser ini mempunyai 2 thermostat yang akan mengoptimalkan pendinginan. Dengan adanya thermostat ini Anda dapat mengatur suhu dingin air yang Anda inginkan, sehingga kerja dispenser Anda pun tidak berat karena harus mendinginkan air di suhu tertentu saja. Dilengkapi dengan sakelar on/off terpisah untuk air panas dan air dingin, sehingga jika tak diperlukan Anda bisa mematikan sakelar ini.

Jika Anda sudah memiliki lemari es, Anda tak perlu lagi membeli dispenser yang memiliki fitur air dingin. Sebaliknya, jika Anda jarang menggunakan air panas, Anda tak perlu lagi membeli dispenser yang memiliki fitur air panas. Sebagai perbandingan, dispenser yang memiliki fitur air panas saja, daya listriknya berkisar 350 watt, sementara dispenser yang punya fitur lengkap (panas dan dingin) daya listriknya 450 watt.

Sekarang ini juga sudah banyak tersedia dispenser dengan watt rendah, jadi Anda tidak perlu khawatir lagi untuk menggunakan dispenser Ada dispenser yang dilengkapi dengan pengatur suhu, ada yang tidak. Harga dispenser yang memiliki pengatur suhu lebih mahal, namun energi yang dipakainya lebih sedikit dibanding yang tidak, karena besarnya suhu dapat diatur sesuai kebutuhan.

Pada dasarnya, energi listrik yang dikeluarkan antara suhu satu dengan lain (misalnya 800 dengan 900) adalah sama, namun semakin tinggi suhunya, maka waktu yang diperlukan untuk memanaskan pun semakin lama. Jadi sebaiknya, tanyakan dulu kepada petugas, suhu dispenser yang akan Anda beli, dan sesuaikan dengan kebutuhan. Jika Anda cukup dengan suhu 800, kenapa harus beli dispenser bersuhu 900?

Dispenser dibutuhkan untuk membuat air minum yang hangat dan panas. Minuman yang hangat biasanya dibutuhkan untuk membantu menghilangkan capek ketika pulang kerja. Tidak nyaman jika sedang ingin membuat minuman hangat listrik padam. Karena itu dibutuhkan sebuah genset yang berguna sebagai sumber listrik cadangan. Jika ingin mendapatkan genset harga murah dapat membelinya di suplier resmi genset silent 750 kva di Jogja. Salah satu suplier resmi genset silent di Jogja adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon untuk setiap unit pembelian baru.

Alat Elektronik Rumah Tangga Hemat Listrik

TV

Menonton televisi merupakan salah satu aktivitas favorit yang dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga. Dengan beragamnya acara televisi yang hadir selama 24 jam, bukan tidak mungkin televisi pun akan diakti¡an secara terus menerus. Apabila kita tidak dengan pintar memilih jenis televisi yang tepat, maka tagihan listrik pun akan meningkat akibat penggunaan televisi yang selalu menyala.

Ada berbagai hal yang dapat Anda pertimbangkan ketika memilih televisi yang hemat energi. Dari sekian banyaknya jenis televisi, jenis LED TV (light emitting diodes) merupakan jenis televisi yang paling hemat energi. LED TV mampu memberikan penghematan yang signifikan hingga 50% jika dibandingkan dengan tv tabung, dan 20—30% lebih hemat jika dibandingkan dengan LCD TV. Carilah juga televisi yang memiliki fitur energy saving.

Pompa Air

Memilih pompa air bukanlah perkara mudah apalagi jika Anda ingin berhemat energi. Memang pompa air hemat energi sangat sulit untuk dicari sehingga mau tidak mau kita harus menggunakan pompa air biasa yang memakan banyak daya listrik. Akan tetapi ada baiknya sebelum membeli pompa air, Anda membaca beberapa tip berikut yang diharapkan bisa membantu Anda dalam menemukan pompa air yang sesuai dengan kebutuhan.

Kedalaman sumur sangat menentukan tipe pompa air beserta daya hisap dan daya dorong yang diperlukan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Perhatikan spesifikasi pompa air yang Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jangan tergiur dengan harga murah, karena harga dapat mempengaruhi kualitas. Perhatikan juga kualitas material yang digunakan.

Kualitas yang kurang baik akan mengurangi usia pompa. Yang tepenting adalah perhatikan garansi yang diberikan oleh tiap-tiap produsen pompa air. Apabila mereka berani untuk memberikan garansi yang cukup panjang maka besar kemungkinan mereka yakin bahwa pompa keluarannya tersebut berkualitas baik.

Alat elektronik memang dibutuhkan untuk membantu kegiatan kehidupan sehari-hari. Namun ketika listrik dari PLN sedang padam tentunya hal ini membuat tidak bisa menggunakannya. Dan membuat kehidupan tidak nyaman karena kegiatan terhenti. Untuk tetap bisa melakukan kegiatan di rumah menggunakan perangkat elektronik tersebut dibutuhkan sebuah genset. Harga genset untuk rumah tangga di Jakarta bisa didapatkan dengan harga murah apabila membelinya di toko suplier genset 350 kva di Jakarta. Salah satu suplier resmi di Jakarta adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan harga diskon dan produk berkualitas.

Genset Terbaik Untuk Cafe

Genset Terbaik Untuk Cafe

Dari kebiasaan kumpulkumpul, tercetuslah ide mendirikan cafe. Adalah Kopi Raya, cafe bernuansa modern dengan tagline Kopinya Indonesia Raya. Owner-nya tak tanggung-tanggung, ada 23 orang yang semuanya beda profesi! Menurut dr. Setiadjit Yang, ketua grup Sabar (Sarapan Bareng), nama Kopi Raya sengaja dipilih, karena cafe ini menyajikan kopi terbaik dari Sabang sampai Merauke. Dan rencananya, mereka akan membuka franchise untuk kotakota besar di Indonesia. Selain menciptakan lapangan kerja, juga untuk mengangkat aneka kopi lokal Indonesia, agar bisa menjadi raja di negeri sendiri. Cafe ini menyediakan makanan ringan maupun berat, dan menunya kuliner khas Indonesia, seperti ayam cabe ijo, ayam penyet, dan banyak lagi. Untuk makanan ringan, ada lemper, kue lapis, nagasari dan aneka jajan pasar. Benar-benar Indonesia banget.

Ruangan cafe nyaman. Warna hitam tampak lebih dominan serta sentuhan kayu bergaya klasik dengan warna coklat, memberi kesan yang lebih cozy serta semakin modern. Kalimat-kalimat quotes bertebaran di setiap penjuru cafe menambah kesan artistik. Cafe dilengkapi wi-fi dan cocok buat ngopingopi cantik sambil ngeblog. Bagi yang di Batam dan mencari tempat asik buat ngopi, ngobrol santai sambil menikmati kuliner khas Indonesia, coba ke Kopi Raya. Siapa tahu dari situ tercipta ide keren, seperti lahirnya Kopi Raya ini.

Genset Yang Terbaik Untuk Cafe

Sudah seharusnya cafe yang anda punya dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat penting bernama genset. Genset merupakan sebuah mesin penghasil listrik yang gunanya memberikan energi listrik ketika tidak ada listrik dari pemerintah. Cafe yang tidak punya genset, ketika listrik padam pasti membuat pengunjung tidak nyaman dan cafe anda sepi, dampaknya omset berkurang drastis. Tentu hal ini sangat anda hindarikan ?

Karena itulah mulai detik ini juga cafe yang anda kelola harus mempunyai genset untuk memberikan kenyamanan lebih pada pengunjung. Salah satu merek genset terbaik digunakan untuk cafe adalah yanmar yang bisa anda beli pada distributor genset yanmar di batam dimana jika anda membelinya pada distributor pasti mendapatkan harga yang murah ketimbang anda membelinya di toko biasa.

Pasar Asia Tenggara Menjadi Incaran Sumi Kabel

Pasar Asia Tenggara Menjadi Incaran Sumi Kabel

Pasar kabel mancanegara masih memiliki daya sihir besar bagi PT Sumi Indo Kabel Tbk. Target utama mereka: negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah. Menurut Sulim Herman Limbono, Direktur Sumi Indo Kabel, dua kawasan tersebut membutuhkan banyak kabel untuk proyek transportasi dan infrastruktur. Khusus untuk Asia Tenggara, pesanan kawat mobil juga bejibun.

Sementara permintaan kabel dari sektor ketenagalistrikan dan konstruksi di luar negeri sedang turun saat ini. Beruntung, harga jual kabel di pasar dalam negeri justru sedang tinggi. Walhasil, Sumi Indo Kabel tetap bisa menikmati pertumbuhan bisnis meski dengan pilihan sektor yang lebih terbatas. Informasi saja, ekspor kabel memang sudah langganan dan mendominasi penjualan Sumi Indo Kabel.

Untuk periode laporan keuangan tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2018, misalnya, penjualan ekspor tercatat mencapai US$ 34,09 juta atau 79,09% terhadap total penjualan bersih US$ 43,10 juta. (lihat tabel). Dalam mengembangkan pasar ekspor, rupanya Sumi Indo Kabel senantiasa mendapatkan dukungan dari pemegang saham mayoritas, yakni Sumitomo Electric Industries Ltd., Jepang. Perusahaan akan berupaya memaksimalkan peluang yang ada di pasar-pasar tersebut bekerja sama dengan Sumitomo Electric Group, ujar Sulim.

Biarpun pasar luar negeri menggiurkan, Sumi Indo Kabel tak melewatkan begitu saja peluang di pasar domestik. Perusahaan berkode saham IKBI di Bursa Efek Indonesia itu menakar, proyekproyek yang banyak menyerap kabel di dalam negeri adalah pembangkit listrik, sektor minyak dan gas bumi (migas), serta infrastruktur.

Strategi Agar Lebih Efisien
Kemungkinan tiga proyek tersebut masih akan menjadi penyerap besar kabel di dalam negeri hingga beberapa tahun mendatang. Hanya, pelaku industri seperti Sumi Indo Kabel harus giat bersaing dengan kompetitor. Selain perkara inovasi produk, mereka menyatakan, mesti menciptakan harga jual kompetitif. Asal tahu, Sumi Indo Kabel berharap bisa memenuhi target penjualan bersih US$ 212 juta dan laba sebelum pajak sebesar US$ 5,6 juta selama periode tahun fiskal 1 April 2018-31 Maret 2019.